Friday, 24 May 2013

Konsep Dasar Web

Internet terdiri dari berjuta-juta halaman, dan setiap halaman disebut dengan Page (halaman) atau Web Page (halaman web). Web Page biasanya disingkat dengan Web saja. Sedangkan halaman yang pertama kali muncul ketika anda membuka browser misalnya : Internet Explorer,Mozilla Firefox dan Google Chrome disebut Home Page.

Keseluruhan isi web yang dimiliki oleh seseorang atau lembaga tertentu disebut dengan Web Site (Situs web). Web site bisa diibaratkan sebagai sebuah buku yang terdiri dari halaman-halaman tertentu, termasuk cover, daftar isi, dan sebagainya.
Konsep Pengalamatan Web di Internet

Domain name adalah sebuah sistem penamaan alamat internet, misalnya: www.example.com.
Domain name terdiri atas sebuah struktur hierarkis, di mana level tertinggi disebut sebagai Top-Level Domains (TLDs), misalnya: “.com”, “.net”, “.org”, dll. Level kedua setelah TLDs adalah Second Level Domains (SLDs), misalnya: google merupakan SLD dari google.com.

Domain name hanya mengacu pada sistem penamaan alamat internet protokol, sedangkan URL (Uniform Resource Locator) adalah sarana untuk menentukan alamat yang akan kita pakai untuk mengakses internet. Misalnya alamat URL untuk example.com adalah http://www.example.com/
Server Side & Client Side Scripting

Dalam dunia web, terdapat dua kategori bahasa yang digunakan untuk membangunnya, Client Side Scripting Languange dan Server Side Scripting Language. Perbedaan dari keduanya, terletak dari bagaimana bahasa tersebut diterjemahkan menjadi HTML

Client Side Scripting Language
Client Side melakukan proses kompilasinya pada sisi Client, tepatnya oleh browser yang dipakai oleh pengunjung. Itulah sebabnya tiap browser berbeda dalam menterjemahkan bahasa Client Side. Contoh bahasa Client Side antara lain adalah Javascript dan VBScript.
Server Side Scripting Language
Seperti namanya, Server Side melakukan kompilasi pada sisi server. Setelah melalui proses kompilasi, bahasa tersebut kemudian dikirim kembali kepada client berupa bahasa HTML. Itulah sebabnya, kode bahasa Server Side tidak akan terlihat pada browser anda. Contoh bahasa Server Side antara lain adalah PHP, ASP, JSP, Cold Fusion.

Web Server

Bahasa Server Side memerlukan sebuah server sebagai tempat untuk melakukan proses kompilasi, dan server tersebut biasa dinamakan Web Server. Ada banyak pilihan menggunakan Web Server, tapi saat ini yang paling banyak digunakan adalah Apache. Microsoft sendiri mempunyai dua buah Web Server, yaitu Personal Web Server(PWS) dan Internet Information Service(IIS).

No comments:

Post a Comment